-->

Nasib Guru SD Bikin Hukuman Di Luar Nalar, Jambak Muridnya Sampai Tengkorak & Kulit Kepala Hampir Terpisah

Beginilah nasib guru SD bikin hukuman di luar nalar yang menjurus ke aksi penganiayaan kepada muridnya yang masih berusia 9 tahun.

Seorang guru SD dengan tega menghukum muridnya sendiri dengan cara menjambak hingga tengkorak dan kulit kepalanya terpisah.


Kejadian ini terjadi di China, di mana seorang guru ditangkap karena diduga mencabut rambut seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun dengan sangat keras.

Tindakan itu sampai menyebabkan tengkorak anak tersebut terkelupas sebagian dan menyebabkan pendarahan internal yang parah dan bengkak.

Guru itu bermarga Chang, dengan kasar menarik rambut anak laki-laki itu setelah memperhatikan dia berbicara di kelas, lapor platform berita thecover.cn.

Polisi di Pingdingshan di provinsi Henan menempatkan Chang di tahanan Sabtu lalu, kata laporan itu.

Dokter mengatakan kulit kepala dan tengkorak bocah itu terpisah dalam insiden itu dan pendarahan telah memenuhi sebagian otaknya.

Tengkorak dan kulit kepala bocah 9 tahun terpisah dan alami pendarahan parah setelah rambutnya dijambak gurunya dengan keras. (South China Morning Post)

Lebih dari satu liter darah diambil dari otaknya menggunakan jarum suntik dalam tujuh prosedur pembedahan terpisah.

Insiden itu terjadi pada 5 Maret 2021 di Sekolah Dasar Jalan Xinhua.

Ketika Chang menemukan anak laki-laki itu, seorang murid kelas tiga bermarga Yuan, dan dua teman sekelasnya sedang berbicara di kelasnya.

Dia menghukum anak-anak itu dengan menyeret mereka dari tempat duduk dan menarik rambut mereka ke depan kelas.

“Rambut putraku pendek. Ketika guru menjambak rambutnya untuk pertama kali, anak laki-laki saya mundur. Guru, mungkin mengira dia melawan, lalu menarik rambutnya lagi, "kata ibu anak laki-laki itu.

“Malam itu, anak saya pusing dan mual. Dia menceritakan apa yang terjadi padanya di sekolah, ”kata ibu, yang juga bermarga Yuan

Keesokan harinya, dia menemukan kulit kepala anak laki-laki itu bengkak dan sakit.

Dia menelepon wali murid laki-laki yang mengaku melakukan kekerasan fisik.

Pada 7 Maret, pembengkakan telah menyebar hingga menutupi separuh kepala anak laki-laki itu.

Ibunya membawanya ke rumah sakit keesokan harinya, yang mengungkapkan pembengkakan itu disebabkan oleh pendarahan internal.

Anak laki-laki itu mengalami demam setelah meninggalkan rumah sakit.

“Tagihan medis dibayar oleh guru. Dia bilang dia merasa menyesal dan bersalah. Dia berharap kami akan memaafkannya. Tapi aku tidak bisa memaafkannya," kata Yuan.

Anak laki-laki itu keluar dari rumah sakit setelah tiga minggu perawatan.

Yuan mengatakan dia masih merasakan sakit di kulit kepalanya, terutama saat memotong rambut.

Sang ibu menuduh sekolah pada awalnya tidak menanggapi kasus ini dengan serius.

Sekolah mengatakan itu adalah perilaku individu guru dan tidak bertanggung jawab di sini.

“Sekolah menskorsnya dari mengajar hanya sekitar 20 hari kemudian,” kata Yuan.

Yuan mengatakan kepada situs berita Red Star News bahwa dia akan menuntut sekolah dan gurunya.

Sumber : tribunnews.com


0 Response to "Nasib Guru SD Bikin Hukuman Di Luar Nalar, Jambak Muridnya Sampai Tengkorak & Kulit Kepala Hampir Terpisah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel